Keadilan Ala Barat : Filsuf Kontemporer - Rawls
Dari sejak pendiriannya, pemikiran politik Amerika memiliki daya-tahan lama untuk memusatkan perhatian/bahasan pada keadilan. Pembukaan...
-
Socrates adalah satu diantara sedikit orang yang bisa dikatakan sangat berpengaruh membentuk peradaban dan perkembangan intelektual dun...
-
Adalah hal biasa untuk menganggap bahwa ada Perbedaan-Signifikan antara Etika-Kuno dan Moralitas-Modern . Misalnya, tampak terlihat ad...
-
Menarik untuk menyimak pendapat terhadap persoalan kontemporer dari pengamat yang berada di dalam arus tradisi pemikiran akademik dalam ...
-
“Hume adalah politik kami, Hume adalah perdagangan kami, Hume adalah filsafat kami, Hume adalah agama kami”. Pernyataan oleh filsuf ab...
-
John Locke adalah salah satu filsuf dan teoritikus politik paling terkenal di abad ke-17. Dia sering dianggap sebagai pendiri aliran pe...
-
Perspektif 1 : Etika-Kewajiban Kantian Immanuel Kant melakukan kajian kebohongan pada esai pendeknya berjudul On a supposed right to...
-
Penting juga untuk memeriksa secara lebih rinci bagaimana justifikasi-apriori dianggap tidak-bergantung-pada-pengalaman . Di sini seka...
-
Teori-teori politik utama mengasumsikan keutamaan etik dan karenanya politik terhadap kemanusiaan --setidaknya di planet ini-- selanju...
-
Aristoteles dan ahli dialektika abad pertengahan pengikutnya menetapkan satu bentuk argumen yang diterima cukup luas, meski terbatas, ...
-
Justifikasi-apriori sejauh ini telah didefinisikan, secara negatif sebagai justifikasi-yang-tidak-bergantung-pada-pengalaman dan sec...
Thursday, May 26, 2016
Mengelusmu
Ketulusan hilang !
Benarkah selesai, pergi ?
Rinduku merasamu
Bersama mendambaku
Dendam , benci !
Sombong , kotor !
Tak sudi jadi kekasihmu
Pergi dari sini !
Bukankah disana, kekasih abadi menunggu ?
Mengapa semayam disini ?
Tidak kah tersiksa ?
Apa hatiku sepanas neraka ?
Ketulusan bertandanglah !
Hinggap, singgahlah diam diam
Siram putihmu, agar dendam meredam
Tabur sucimu, biar benci menggigil
Tidur, nyenyaklah di relung hati
Hingga lelap, pulas mendengkur
Dan sungguh..
Aku kan terus mengelusmu
Pulo Nangka, 22 Juli 2003
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment