Keadilan Ala Barat : Filsuf Kontemporer - Rawls
Dari sejak pendiriannya, pemikiran politik Amerika memiliki daya-tahan lama untuk memusatkan perhatian/bahasan pada keadilan. Pembukaan...
-
Apa ini ! Kencang, menekan Sesak, meregang tegang Ketengah, menarik narik ! Pergi saja ! Diam di sini ! Berangkat ? Apa kaku di sin...
-
Estetika dapat didefinisikan secara-sempit sebagai teori-keindahan atau lebih-luas lagi sebagai filsafat-seni . Tradisi minat terhadap...
-
Inti dalam konsep dialektika-hegelian adalah gagasan bahwa setiap-yang-ada (every-being) atau segala-suatu-yang-ada (everything that ex...
-
Sangatlah mengejutkan, abad ke-18 adalah waktu yang damai dan tenang, tetapi ini berubah menjadi jeda sebelum kemudian badai datang, ka...
-
Pengelompokan karya Plato yang biasa dilakukan oleh para ahli filsafat secara kronologis adalah sebagai berikut: Karya Periode-Awa...
-
Sinisme adalah sebuah paham atau aliran - filsafat yang berasal dari ajaran-filsafat Hellenisme yunani-kuno sekitar pertengahan...
-
Dalam sebuah perjalanan bersama seorang teman, tiba tiba dia berkata sambil menunjukan tangan keluar. " Coba liat anak anak itu...
-
Hidup ini sederhana Sesederhana ibumu memandangmu Apalagi bapakmu Tertawa melihat kepergianmu ! Sesederhana mereka melepasmu Terlal...
-
Menjelang bagian akhir pada karyanya yang paling berpengaruh, Critique of Pure Reason (1781/1787), Kant berpendapat bahwa semua-fils...
-
Pada Bagian 1 di atas, telah disampaikan bahwa justifikasi-aposteriori dikatakan berasal/bersumber dari pengalaman dan sebuah justifi...
Tuesday, October 18, 2016
Buatmu
Kau sebut kawan ?
Tak perlu dipaksa
Bukan kenapa
Takut kau tertimpa siksa !
Siap terima bencimu
Jangan sebut kawan !
Tak murni, kau tekan
Buat apa !
Buang saja !
Tak bangga juga denganku
Cukup ambil yang kau perlu
Sudah terima bukan !
Kawan, penghargaan
Melulu sejak dulu
Apa arti buatmu ?
Tak ada !
Simpan saja baikmu
Siapa pula aku
Sungguh !
Tak butuh itu !
Kebon Jeruk, 18 Oktober 2016
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment