Keadilan Ala Barat : Filsuf Kontemporer - Rawls
Dari sejak pendiriannya, pemikiran politik Amerika memiliki daya-tahan lama untuk memusatkan perhatian/bahasan pada keadilan. Pembukaan...
-
Harus dikatakan cinta ialah suatu konflik, karena dalam cinta, saya harus menghadapi kemerdekaan orang lain dengan langsung. Bahwa yang ...
-
Aristoteles tidak menganggap Politik sebagai ilmu terpisah dari Etika , namun sebagai penyempurna , dan hampir merupakan pembuktia...
-
Istilah 'objektivitas' dan 'subjektivitas', dalam pemakaian modern, secara umum berhubungan dengan suatu subjek ya...
-
Adalah hal biasa untuk menganggap bahwa ada Perbedaan-Signifikan antara Etika-Kuno dan Moralitas-Modern . Misalnya, tampak terlihat ad...
-
Betapapun beragamnya filsafat kontinental, bukanlah suatu generalisasi yang tidak-beralasan untuk mengatakan bahwa semua-pemikir dan ali...
-
Selama di sana, Engkau mengalir seperti biasa. Kau berusaha bertahan dari terpaan angin yang mengguncangkan jiwa. Getaran kehidupan mula...
-
a. Cogito, ergo sum Dalam karyanya Second Meditation, Descartes mencoba untuk menetapkan kepastian-yang-mutlak dalam penalarannya ...
-
Filsafat-politik dimulai dengan pertanyaan : Apakah yang seharusnya menjadi prinsip hubungan antara seorang-individu dengan masyaraka...
-
Pertarungan politik merebut kekuasaan di Ibu Kota Negara selalu menarik untuk diperhatikan dan diikuti. Hal ini dikarenakan Pilkada Jaka...
-
Para budak lelaki itu, menunduk malu Gagah, seorang perempuan berdiri membela Tinggi nyali, berkali kerumunan lelaki Para lelaki, ...
Tuesday, October 18, 2016
Buatmu
Kau sebut kawan ?
Tak perlu dipaksa
Bukan kenapa
Takut kau tertimpa siksa !
Siap terima bencimu
Jangan sebut kawan !
Tak murni, kau tekan
Buat apa !
Buang saja !
Tak bangga juga denganku
Cukup ambil yang kau perlu
Sudah terima bukan !
Kawan, penghargaan
Melulu sejak dulu
Apa arti buatmu ?
Tak ada !
Simpan saja baikmu
Siapa pula aku
Sungguh !
Tak butuh itu !
Kebon Jeruk, 18 Oktober 2016
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment