Keadilan Ala Barat : Filsuf Kontemporer - Rawls
Dari sejak pendiriannya, pemikiran politik Amerika memiliki daya-tahan lama untuk memusatkan perhatian/bahasan pada keadilan. Pembukaan...
-
Harus dikatakan cinta ialah suatu konflik, karena dalam cinta, saya harus menghadapi kemerdekaan orang lain dengan langsung. Bahwa yang ...
-
Aristoteles tidak menganggap Politik sebagai ilmu terpisah dari Etika , namun sebagai penyempurna , dan hampir merupakan pembuktia...
-
John Locke adalah salah satu filsuf dan teoritikus politik paling terkenal di abad ke-17. Dia sering dianggap sebagai pendiri aliran pe...
-
Istilah 'objektivitas' dan 'subjektivitas', dalam pemakaian modern, secara umum berhubungan dengan suatu subjek ya...
-
Betapapun beragamnya filsafat kontinental, bukanlah suatu generalisasi yang tidak-beralasan untuk mengatakan bahwa semua-pemikir dan ali...
-
Selama di sana, Engkau mengalir seperti biasa. Kau berusaha bertahan dari terpaan angin yang mengguncangkan jiwa. Getaran kehidupan mula...
-
a. Cogito, ergo sum Dalam karyanya Second Meditation, Descartes mencoba untuk menetapkan kepastian-yang-mutlak dalam penalarannya ...
-
Filsafat-politik dimulai dengan pertanyaan : Apakah yang seharusnya menjadi prinsip hubungan antara seorang-individu dengan masyaraka...
-
Seperti konsep-ekspresi , konsep-representasi juga telah diteliti secara menyeluruh sejak profesionalisasi-filsafat di abad ke-20 M. ...
-
Pertarungan politik merebut kekuasaan di Ibu Kota Negara selalu menarik untuk diperhatikan dan diikuti. Hal ini dikarenakan Pilkada Jaka...
Wednesday, December 18, 2019
Mereka
Pada awalnya pagi,
Menatap puncak, menjulang di ketinggian sana
Cemas berkerumun
Di belakang, keras orang orang berbisik
Senyum ramah, mengiris sinis
Berdirilah, membusung dada
Setapak demi setapak terseok
Melangkah, merambat
Mendaki tiada henti
Terpeleset, terpelanting,
Terluka sendiri..
Jatuh, menurun berulang kali
Riuh girang, mereka bergelak tawa !
Pada akhir, sore menjelang
Remang di puncak, sepi sendirian
Diam..
Sekuntum bunga kupetik
Tegap, menatap jauh ke bawah sana
Orang orang saling bertepuk tangan
Riang berloncatan, berdekapan
Mereka terus tertawa !
Bisu..
Sejenak sunyi mengisi
Lantang teriakan lalu menggema
Terimalah bunga ini !
Buat kalian !
Tangan ini melempar begitu saja
Pulanglah, teruslah bahagia !
Bawa serta anak istri kalian bahagia !
Bekasi, 19 desember 2019
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment