Jiwa-Bebas tak mengharap bahagia. Jiwa-Bebas mendapat setiap waktu tanpa berburu. Bagaimana derita ? Jiwa-Bebas siap meninggalkan. Tanpa kenangan. Tanpa ada luka menganga. Jiwa-Bebas tak perlu menghindar atau sembunyi. Derita diundang tapi Jiwa-Bebas tak pernah mengenal siapa yang datang. Bahagia ? Derita ? Baginya tiada berbeda. Jiwa-Bebas tak kenal keduanya. Sikapnya sama tanpa diminta. Tak perlu berusaha semua berlalu begitu saja.

Jiwa-Bebas bisa memandangmu tapi kau tak kuasa melihatnya. Jiwa-Bebas bisa menyakitimu tapi percuma kau menyiksanya. Biar. Biarlah dia menuruni lembah iba. Menghampiri yang terlunta dan buta. Bila kau bersua dengannya dekap erat tangannya. Dengar alunan nafasnya. Peluklah dia. Bersimpuhlah padanya. Dengarlah bisikannya, " Percuma kau dekati aku...!"
No comments:
Post a Comment